Thursday, February 22, 2018

Mengurangi Kecanduan Gawai ala Oche

Pernah ga kalian lalai dalam melakukan tugas karena keasyikan dengan gawai?
Gawai sendiri adalah istilah dalam Bahasa Indonesia yang artinya adalah  sebuah peralatan elektronik yang bisa memudahkan manusia dalam melakukan komunikasi dan pekerjaan dengan lebih praktis dan efisien. Kita lebih sering menyebutnya dalam Bahasa Inggris yaitu Gadget. O...pasti langsung ngeh deh kalau nyebut gadget. Sok keminggris deh.

Yup gak bisa dipungkiri bahwa gawai udah jadi bagian dari hidup kita sehari-hari. Khususnya gawai berupa telepon genggam alias handphone. Saya juga begitu seperti ada yang terasa kurang saat berada di kantor tetapi handphone lupa terbawa di rumah. Bekerja pun jadi kurang fokus, duh nanti gimana dong kalo ada yang telpon penting mungkin ada panggilan wawancara kerja atau tawaran asuransi baru. Sembari menunggu makan Siang disajikan, kepala menunduk memandangi handphone padahal lagi duduk berdampingan dengan pasangan ataupun dengan kawan sejawat. Tempat bergaul pun udah terpecah menjadi dua yaitu dunia nyata dan dunia maya. Begitu pula dengan penduduknya udah jadi citizen dan netizen..kamu lebih sering bergaul di dunia yang mana?

Smart handphone sebenarnya diciptakan untuk membantu mempermudah hidup manusia tetapi. Saya setuju sih karena pada kenyataannya handphone benar-benar memudahkan hidup saya. 

Saat rindu dengan keluarga di kampung halaman, saya bisa berbincang dan memandangi mereka melalui layar handphone ataupun komputer dengan mengunakan aplikasi WhatsApp. Udah ga ada lagi jarak yang terhampar, tidak perlu menunggu sepucuk surat datang hanya untuk mengetahui kabar mereka.

Lagi bosen nih pengen ngobrol ama teman dan sahabat, udah gampang banget tinggal pantengin handphone Kita udah bisa ngobrol apa dan kapan saja.

Bila sedang bepergian dan tidak tahu tempat apa yang recommended untuk dikunjungi, saya bisa bertanya ke mbah Google sekaligus dengan petunjuk arahnya. 

Lagi mager tapi perut udah lapar, tenang ga usah khawatir. Ambil handphone buka aplikasi gojek, grab ataupun aplikasi lain untuk memesan makanan dan tinggal tunggu makanan diantarkan. 

Ada acara travelling dadakan dan belum beli tiket pesawat dan hotel, ambil handphone buka aplikasi traveloka, tiket.com, Agoda, airy, air BnB dan huala semua beres. 

Eh, tapi kok belum beli baju baru untuk liburan. Ambil handphone lagi, klik Lazada, zalora, tokopedia, shoppe, buka lapak tinggal pilih-pilih deh. 

Ga suka belanja online? Bisa langsung ke mall aja milih baju dan barang favorit lainnya. Udah belanja ternyata pas di depan kasir baru sadar kalo belum sempat ambil uang, sodorin handphone bayar aja pake Tcash. 

Selesai belanja kok pengen nonton bioskop tapi males untuk ikut antri beli tiket. Ambil handphone buka aplikasi mtix tinggal pilih film dan nomer kursi. Cetak tiket, nonton deh ga perlu antri lagi.

Dari beberapa contoh diatas terbukti dong kalo hidup saya jadi lebih praktis dengan adanya gawai berupa handphone ini. Tulisan ini juga saya tulis pakai handphone. Pasti kalian setuju kalo saya bilang dia adalah asisten pribadi yang setia. 

Lalu apa efek samping dari penggunaan gawai yang berlebihan?

Lupa waktu

Ini nih yang sering terjadi kalo saya pegang handphone di akhir pekan. Keasyikan ngobrol dan main game jadi lupa ama tugas di rumah, udah posisi enak males gerak deh. Biasanya ditowel oleh suami yang kelaperan baru deh saya merasakan lapar juga dan beranjak ke dapur  untuk masak.

Badan menjadi tidak sehat

Asli deh, badan jadi pegel-pegel terutama di bagian leher. Kebanyakan nunduk melihat handphone kali ya. Perut juga jadi agak buncit, kebiasaan main game sambil ngemil. Keseringan memandangi layar handphone juga ga bagus buat Mata. Radiasi dari handphone sendiri juga tidak baik untuk otak kita.

Tidak peka pada sekitar

Lagi duduk berdua, e.. malah pada pegang handphone sendiri. Ngobrol sih tapi mata tetap tertuju pada layar gawai. Hadehhh.. interaksi dengan sesama manusia jadi berkurang. Mirip zombie ga sih?
Ada kecelakaan di depan mata, bukannya nelpon ambulan dan menolong korban, malah asyik memotret dan merekam kejadian dan korban. 

Menjadi boros

Dengan mudahnya melakukan transaksi secara digital, pengeluaran jadi kurang terkontrol. Biasanya terjadi sesaat setelah menerima gaji dan baru sadar saat udah tanggal tua hehehe..

Lalu bagaimana cara mengatasinya? 

Manajemen waktu

Berusaha mengatur waktu untuk bermain gawai. Selesaikan dulu pekerjaan yang ada hingga tuntas baru boleh deh berdua dengan gawai. Beri waktu maksimal mungkin sekitar satu jam saja. Untuk yang udah punya anak, usahakan jangan suka bermain di dekat mereka. Sebab anak kecil selalu meniru apa yang kita kerjakan. Bila sudah terlanjur ditiru, ajari mereka untuk disiplin pada waktu Yang sudah disepakati.

Sahabat saya membatasi pemakaian gawai untuk anaknya. Mereka hanya boleh bermain game pada hari minggu saja. Saya sudah terbiasa apabila berkirim pesan pada akhir pekan, selalu mendapatkan jawaban saat sudah larut.

Sahabat lainnya karena anaknya udah bukan balita lagi, mereka udah terbiasa dengan batasan menonton youtube hanya sebanyak satu kali saja dalam sehari. Supaya tidak bosan maka lebih sering mengajak beraktivitas di luar rumah seperti bersepeda, main bola atau mengeksplorasi lingkungan sekitar rumah.

Manajemen anggaran bulanan

Bikin prioritas kebutuhan dan anggaran untuk itu. Jangan mudah tergoda dengan diskon yang merayu. Agak susah sih apalagi bila setiap minggu menerima surel berisi kode promo dan voucher belanja. Sungguh sangat sulit untuk menolaknya. 

Tempatkan tabungan masa depan sebagai prioritas utama. Mungkin kamu lagi nabung untuk pernikahan atau seperti saya lagi persiapan  untuk pensiun sebagai pegawai swasta. Sehingga untuk belanja online hanya jika ada sisa setelah membayar semua tagihan bulanan seperti air dan listrik.
Agak klasik ya tipsnya tapi ya memang itu Caranya. 

Matikan notifikasi aplikasi

Supaya ga terganggu dan selalu membuka gawai, matikan semua notifikasi dari aplikasi di handphone khususnya sosial media dan permainan. Kamu ga mau kan, lagi fokus dengan deadline pekerjaan tiba-tiba terganggu dengan pesan yang masuk ternyata hanya buat ngerumpi ngobrol ngalor ngidul ga jelas juntrungannya. Kita bisa membukanya saat pekerjaan telah tuntas dan udah agak santai.

Tempatkan otak pada tempatnya

Agak kasar ya istilahnya hehehe. Soalnya saya suka gregetan kalo melihat orang yang jadi bego saat memegang handphone pintar. Seyogyanya kita jadi lebih pintar bukannya malah jadi budaknya. Apalagi saat menonton berita kecelakaan  yang terjadi karena lalai bermain gawai. Seakan-akan otak mereka jatuh ke dengkulku dan tidak bisa berlibur dengan jernih lagi. 

Contohnya sudah tahu lagi mengemudi ya jangan sambil mainan gawai. Sadari resiko kecelakaan yang bisa terjadi. Saat berjalan jangan sambil menunduk melihat handphone, kecuali kamu punya tambahan Mata untuk melihat. Lagi masak ya jangan sambil nelpon, masih ada waktu lain untuk ngobrol atau matikan kompor jika itu hal yang  sangat penting. Bila sedang jaga anak yang masih bayi sebaiknya simpan dulu gawai dan nikmati kesempatan yang ada untuk waktu berkualitas dengan anak.

Itu saja tips dan unek-unek dari saya. Bila ada tambahan boleh deh dibagi.

Thursday, February 15, 2018

Black Panther, Penjaga dari Negeri tersembunyi

Tumben nih pulang dari bioskop udah langsung nulis tentang film terbaru. Apa mau nyebar spoiler ? Wkwkwkwk..

Salah satu tokoh dari komik marvel udah bertambah lagi yang diboyong ke latar lebar. Kali ini adalah Black Panther. Buat yang udah lupa, tokoh ini udah sempat muncul di film Avenger menggunakan kostum berwarna hitam metalik dan memakai helm topeng bertelinga kucing. Penulisnya cukup konsisten dengan namanya karena black panther adalah kucing besar yang sering Kita sebut macan kumbang.

Cerita dimulai saat T'Challa yang masih berduka karena kematian ayahnya Raja T'Chaka harus bersiap untuk menerima tahta dan meneruskan tugas ayahnya menjadi seorang black panther yang harus melindungi negeri Wakanda. 

Seharusnya semua berjalan mulus tetapi tiba-tiba muncul seorang pemuda yang mengaku sebagai pewaris tahta Wakanda. T'Challa menerima tantangannya dan mereka pun duel dalam ritual perebutan tahta. Sang pemenang nantinya akan dinobatkan menjadi Raja berikutnya. Kira-kira siapa yang menang? Jeng...jeng...jeng... Gak bisa aku ceritain sekarang dong nanti bisa jadi spoiler beneran. Kan jadi ga seru nontonnya.

Sekarang saya mau membahas beberapa aksen yang menarik di dalam film ini saja. Menurut saya sih menarik jadi terima saja ya teman-teman.

1. Kostum Black Panther

Berbeda dengan kostum dari pahlawan avenger yang lain, kostum black panther terbuat dari vibranium. Logam yang ceritanya merupakan logam terkuat di dunia. Jangan coba mencarinya di dalam tabel periodik ya, karena ini hanya terdapat dalam dunia marvel.

Logam ini bisa membuat kostum black panther menjadi anti peluru dan hanya dapat dikalahkan oleh senjata yang terbuat dari vibranium juga. Keren ya? Apalagi warnanya yang hitam metalik tambah bikin yang make kelihatan gagah dan garang.

2. Baju kasual T'Challa

Saya suka dengan model baju yang digunakan oleh T'Challa saat dia tidak sedang bertarung. Tampak seperti baju Koko, cakep banget deh. Jadi pengen nyari model baju yang sama untuk suamiku. Apalagi yang warna putih, saya langsung naksir oi......siapa ya desainernya?

3. Teknologi Wakanda

Konon semua sisi kehidupan di wakanda mengandung unsur vibranium. Tapi bagaimana cara mereka mengolahnya masih dirahasiakan dan tidak dipakerkan disini. Padahal kan saya kepo.

Peralatan yang paling menarik adalah gawai serbaguna yang mereka pakai dan bentuknya seperti semacam gelang tasbih. Sangat gak masuk akal banget hanya dari butir gelang aja mereka bisa berkomunikasi, mengontrol peralatan Dan sebagainya. Namanya juga cerita fiksi ya, jadi terserah ama imajinasi penulisnya.

3. Kain tradisional

Awalnya saya suka aja melihat motif khas dari Kain selimut yang selalu dipakai oleh kaum suku perbatasan. Ini pasti gara-gara batal dapat oleh-oleh tenun sumba seharga 25 jeti jadi suka salfok kalo ada kain tenun lewat depan mata.

Kemungkinan besar mungkin kain  tersebut melindungi mereka Dari terik matahari dan sebagai tanda identitas suku mereka, itu yang terlintas dalam pikiran saya. So common banget ya saya ini. Pas adegan perang baru saya bisa bilang Wow...kainnya ternyata bisa berfungsi sebagai perisai anti senjata tajam. Mau dong..

4. Hewan tunggangan perang

Binatang yang sering diajak untuk membantu dalam pertempuran sih biasanya Kuda, Unta, Gajah atau Naga. Di film ini beda lagi. Mereka memilih Badak sebagai hewan perang. Pintar juga sih, Badak Kan gede trus kulitnya tebal dan keras udah gitu mereka juga punya cula yang bisa dipakai untuk senjata.

Sempat mengingatkan saya pada kawanan badak yang berlarian kecapekan di jumanji hehehe..

5. Cameo langganan

Bagi penggemar film dari komik marvel pasti udah ga asing lagi dengan cameo yang satu ini. Munculnya selalu mendadak dan terkadang kita gak nyadar. Siapa lagi Kalo bukan kemunculan dari eyang Stan Lee (^_^)

Ga tau dengan kalian, tapi saya senang sekali Kalo bisa mengenali kemunculannya yang terkadang hanya numpang lewat saja tanpa dialog sepatah kata pun. Kali ini beliau tampil agak lama dan dengan dialog yang agak panjang jadi kebangetan banget kalo kalian masih tidak mengenali kehadirannya.

Ssttt..... Saya bisikin ya petunjuknya..koin.

6. Kata mutiara

Nasehat Raja T'chaka pada T'challa :
" The world is changing. Soon there will only be conquered and the conqueror. You are a good man with a good heart. And it's hard for a good man to be a king"

Saat nakia menghibur T'challa yang lagi dilema :
" you get to decide what kind of king you want to be "

7. Aurora

Biasanya aurora hanya terlihat di daerah kutub saja. Karena aurora terjadi Karena adanya interaksi antara medan magnet bumi dengan partikel bermuatan yang dipancarkan oleh matahari sehingga memancarkan cahaya yang menyala-nyala pada langit lapisan ionosfer.

Di film ini aurora terlihat saat T'Challa menjumpai ayahnya di alam roh. Warnanya yang jingga keunguan menjadi background yang sangat cantik dan mistik.

8. Akting para aktor/artist

Kami merasa bahwa pemilihan pemeran dalam film ini udah pas banget. Mereka bisa membawakan peran masing-masing dengan sangat santai. Posture badan dan ekspresi matanya yang saya suka.

9. Pemandangan

Sebagian besar adegan pertarungan dilakukan di atas sebuah air terjun yang sangat Indah.

Lokasi yang dipilih adalah air terjun iguazu Argentina. Sebenarnya berada di atas sungai iguazu yang  terletak di daerah perbatasan antara Argentina Dan Brazil. Dengan tinggi yang mencapai 82m dan air yang mengalir deras. Menyuguhkan pemandangan yang spektakuler indahnya. Gak heran jika UNESCO menetapkannya sebagai Salah satu world heritage list.

Wah, nambah satu lagi tempat untuk dikunjungi nih.

10. End credit

Mulai dari film Spiderman, iron man, Capt. America, Dr. Stranger, Thor, ant man, Avenger dan anggota lainnya di ending creditnya disela nama-nama pendukung film tersebut selalu ditampilkan teaser untuk film marvel selanjutnya. Begitu pun kali ini kami menunggu kira-kira teaser film apa yang akan tampil. Harap-harap cemas...eh operator filmnya malah memotong dan tidak memutar sampai selesai. Huh..saya kan jadi Kzl 

Kalo ingat kok jadi sebel lagi jadi untuk sementara hanya ini saja, saya mau membahas tentang makanannya tapi gak ada scene mereka lagi makan. Mungkin mereka lagi diet kali.

Buat yang berencana nonton film ini, ceritanya bagus kok. Sangat menghibur saya yang lagi butuh cuti hahaha...

Thursday, February 8, 2018

Selamat Pengantin Madu, sebuah review

Akhir-akhir ini banyak beredar berita tentang Pelakor alias Perebut Laki Orang dengan berbagai versi cerita. Hal ini membuat saya teringat akan sebuah drama TV saat saya menetap di Malaysia beberapa tahun lalu. Judul dramanya adalah "Selamat Pengantin Madu", karena ini drama  Malaysia jadi tentu saja menggunakan bahasa Melayu. Judulnya cukup membuat saya penasaran sehingga saya mengikuti ceritanya setiap minggu. Ga semua episode sempat saya tonton tapi dari 13 episode mungkin lebih dari separuhnya sudah saya nikmati. Masalahnya saya jarang ingat jadwal tayang acara TV. Setiap pulang kerja, kami menikmati makan malam dengan menonton TV. Milih acak aja tergantung lagi ada acara apa aja yang bagus.

Drama yang ditayangkan di TV3 ini buah karya Noraini Baba, disutradarai oleh Ibrahim Elias dibawah rumah produksi Pesona Pictures Sdn. Bhd. Pada asing semua ya namanya hehehe...

sumber: tv3drama.blogspot.co.id


Garis besar ceritanya tentang seorang istri yang dimadu. Dulu sih bahasanya kalau gak istri kedua, istri simpanan atau dimadu. Sekarang udah langsung blak-blakan aja sebutannya jadi Pelakor, Perebut Laki Orang dan kadang malah jadi Valakor plesetan dari tokoh Valak di sebuah film. Lucu sih tapi bikin gedeg-gedeg kepala.

Nah, daripada kita ikutan bergosip mengenai ranah kehidupan orang lain yang ga jelas juntrungannya mending baca review saya tentang drama ini aja. Saya gak akan membahas sinopsis per episodenya, hanya menceritakan ulang ceritanya sesuai ingatan saya aja.

Kisah dimulai saat Hana ( Fasha Sandhya) mendapatkan berita bahwa Zul (Aiman Hakim), suaminya telah menikah lagi dengan seorang wanita muda bernama masmira (Eina Azman). Hati istri mana yang gak hancur mendengar berita tersebut, dapat beritanya juga dari surat kaleng. Suami yang telah memberikan dua buah hati yang manis dan lucu ternyata telah membagi cintanya dengan wanita lain.

Dengan perasaan kalut Hana mengendarai mobilnya tanpa arah tujuan, tapi masih dalam kota aja sih ga sampai menyebrang ke negara tetangga. Dan somewhere saat dia akhirnya menepikan mobilnya sambil menangis ada seorang ibu yang melihat dan menghampiri. Biasalah ya naluri cewek kalau melihat cewek lain terlihat sedih pasti langsung bersimpati dan menawarkan bantuannya dan kita kaum cewek kalau lagi galau ya emang cuma butuh teman curhat yang bisa mendengarkan cerita. Tak dinyana setelah Hana menceritakan masalahnya ternyata ibu itu pun bercerita bahwa dia dulu juga mengalami hal serupa, suaminya menikahi wanita lain. Jeng..jeng..jeng... Lha apa memang lagi ngetrend gitu ya kataku sambil ngeliatin suami.

Ibu itu, kita sebut ibu A aja ya soalnya saya udah lupa namanya. Ibu A ini bercerita saat dia mendapati suami telah menikah lagi dia merasa sangat emosi dan langsung meminta cerai dan sekarang dia menyesal karena keluarganya jadi terpecah. Ibu A pun memberi Saran pada Hana untuk tetap mempersiapkan keluarganya demi anaknya. Berat banget ya sarannya. 

Hana yang pada dasarnya adalah istri yang lembut dan masih mencintai suaminya mencoba saran tersebut. Sesampainya di rumah, dia melarang pembantunya untuk memberitahu suami dan anak-anaknya dan malah meminta untuk menyiapkan makanan kesukaan suaminya tak lupa diberi serbuk sianida . Makan malam pun berjalan seperti biasa, Zul terlihat bahagia. Namun, setelah makan malam Hana mengajak Zul untuk berbicara berdua. Mau bicara apa hayo...

Hana menunjukkan surat kaleng yang diterimanya pada Zul dan pria itu tertunduk sedih lho. Aah..air mata buaya nih. Dengan pasrah Zul bertanya apa keinginan Hana selanjutnya, sepertinya udah mikir kalau hana bakal minta cerai nih. Eh, ternyata enggak lho. Hana minta mereka tetap jadi keluarga yang utuh dan yang bikin saya kaget hana minta Zul untuk mengundang istri madunya (bukan istri muda) datang kerumah dan membicarakan masalah jadwal dan untuk diperkenalkan pada anak-anak mereka. Waaahhh... sinetron banget ya hahaha...

Saat ditunjukkan yang mana Masmira, karena saya bukan warga Malaysia dan saya juga ga tau track record para pemain drama ini jadi saya hanya melihat bagaimana mereka menampilkan perannya. Hana yang ditampilkan sebagai seorang wanita matang, mandiri dan terlihat sangat kalem saat melayani suami dan anak-anaknya membuat saya berpikir kalau lelaki seperti Zul nih goblok banget sih. udah dapet istri yang mendekati level sempurna kok masih bisa tertarik pada wanita lain seperti Masmira, wanita muda -ya ga muda amat sih- dari penampilannya kelihatan agak alay hahaha. Tapi setelah melihat kepribadian Zul yang pengusaha sukses dan sangat kebapakan, saya jadi mafhum kalau banyak wanita yang bisa terjerat. sayangnya saya ga tau bagaimana ceritanya Zul bisa menikah dengan Masmira.

Kembali ke kehidupan keluarga mereka yang mulai kompleks. Bagaimana Hana memberitahu kedua anaknya mengenai status ayah mereka dan dengan sabarnya dia meyakinkan mereka bahwa mereka tak akan kehilangan kasih sayang  sedikitpun. Walaupun dalam hati Hana pasti sedang bergejolak rasa cemburu. Aih...emang ada ya di kehidupan nyata seorang wanita seperti Hana ?

Disaat Hana berusaha menjaga perasaannya untuk tetap tenang saat sang suami berada di kediaman Masmira. Masmira sendiri seperti layaknya seorang istri kedua selalu berusaha menjadi yang pertama dan satu-satunya wanita untuk Zul. Untungnya Zul adalah seorang famili man yang sayang pada keluarga sehingga dia tetap berusaha Adil terhadap dua istrinya. Nah, kan... Disini saya mulai bingung. Kalo dia sayang keluarga kenapa bisa tergoda wanita lain? Ok..lah. mungkin ini yang namanya insting Pria .

Kala Masmira sedang berusaha keras menguasai Zul, berita gembira tiba. Hana dikaruniai Hamil anak ketiga. Takut Zul akan meninggalkannya, Masmirah mengaku bahwa dia juga sedang mengandung Janin dari Zul. Padahal bohong. Zul yang tidak tahu kalo sedang dibohongi merasa sangat berbahagia dan jadi tambah sayang pada istrinya khususnya pada Hana. Eaaaa..modusnya Masmira ga berhasil. 

Bangkai meskipun ditutupin akan tercium juga bau busuknya. Kebohongan Masmira akhirnya terbongkar juga, karena sesuatu yang konyol. Jadi ceritanya mereka belanja bareng. Saat naik mobil, kedua anaknya minta agar Hana yang duduk di depan samping Pak kusir dan Zul pun mengiyakan. Dengan gondok, Masmira pindah duduk di kursi tengah. Namanya juga lagi emosi cemburu pasti yang ada dipikirannya jelek semua. Saat belanjaan diturunkan Masmira menyangka baju barunya terbawa oleh anaknya Hana. Seperti anak kecil dia mencoba merebut tas belanja tersebut dan entah bagaimana saat rebutan tas badannya oleng terantuk pot dan jatuh pingsan. Khawatir dengan kandungannyan maka Zul membawa ke rumah sakit dan eng ing eng ... Dokter menyatakan bahwasanya dia tidak Hamil. Penonton bersorak..

Terdengar suara Guntur.. kilat sambar menyambar... Kamera zoom in zoom out ... Jeng...jeng...jeng... Eh, Salah ding ini bukan sinetron lokal.

Zul marah besar dan tidak mau menemui Masmira lagi. Tapi ini bukan akhir dari cerita, Masmira merengek pada Hana untuk membantunya berbaikan lagi dengan Zul. Enak aja, tak uuk ya. Eh, itu kalau saya yang jadi si Hana. Tapi ini Hana yang diseting sebagai wanita yang punya surplus stok sabar. Hana meminta Zul untuk memberi Masmira kesempatan lagi. Haish...ga jadi tamat deh drama ini.

Kisah berlanjut, Zul kembali menerima Masmira namun Zul malah bertambah sayang pada Hana. Zul bahkan mengajak Hana untuk berlibur di Maldives berdua saja untuk merayakan anniversary. Masmira yang dasarnya emang childish dan cemburu dan agak bego sih menurut saya. Lha, sudah tau saingannya itu Hana yang dewasa, mandiri, bijak, sabar dan sayang banget dengan keluarganya. Lha, kok malah childish pakai strategi kacangan makan dengan Pria lain waktu  suami lagi pergi. Dipikirnya Zul bakal cemburu trus tambah sayang ke dia. Itu yang akan terjadi jika Zul adalah suami alay. 

Zul yang baru pulang dari liburannya kebetulan menangkap basah Masmira sedang makan berdua dengan Pria lain. Saat menanyakan hal tersebut, Masmira malah menyalahkan Zul yang tidak mengajaknya liburan. Murka dengan jawaban bebal tersebut, tanpa banyak bicara Zul langsung menjatuhkan talak satu dan pergi meninggalkan rumah. Ish... Keren banget dah pas adegan ini. Sukaaa

Bukan Masmira namanya kalau langsung menerima kekalahannya. Keesokannya dia menemui Zul Di kantornya dan mengatakan bahwa talaknya tidak sah karena tidak ada saksi. Tanpa diduga, Zul memanggil masuk sekretarisnya dan memberikan talak satu kembali pada Masmira. Epik banget bro... Jempol banget dah buat penulisnya.

Akhir cerita tentu saja Zul kembali kepada Hana dan anak-anaknya. Zul pun tak lupa meminta maaf pada orang tua Masmira apabila ada salah saat masih menjadi suami anak mereka.

Saya suka cerita ini Karena ga terlalu berbelit-belit dan klimaks akhir ceritanya yang mengejutkan. Saya juga jadi belajar bahwa tugas dan kewajiban seorang istri untuk menjaga keluarga itu berat banget sis. Semoga Kita semua bisa menjadi sosok istri yang terbaik untuk suami kita. 

Aaminn.

Pesan moral dari cerita ini versi saya, saat sudah menikah adalah tanggung jawab dari suami dan istri untuk menjaga keutuhan rumah tangga. Jalan yang dilalui ga selalu mulus terkadang akan menapaki jalan yang bergronjal dan penuh godaan seperti dalam cerita ini. Pilihannya hanya dua : pergi atau bertahan. Hanya mereka yang tau pilihan terbaik untuk keluarganya.

Dalam cerita ini, Hana memilih untuk bertahan dengan pasrah dan berikhtiar menjaga keutuhan keluarganya. Ga mudah tapi akhirnya berhasil juga. Zul pun akhirnya menyadari bahwa pilihan terbaik adalah kembali seutuhnya untuk keluarga meskipun harus melewati lika liku lelaki dia bisa mengambil keputusan dengan tegas dan mantap.

Berbicara tentang tokoh Masmira, saya rasa wajar bila seorang wanita muda tertarik pada Pria mapan seperti Zul, apalagi bila gayung bersambut hingga dinikahi seperti dia. Tapi kembali lagi ke masalah attitude. Levelnya harus diupgrade supaya bisa mengimbangi suaminya karena tidak ada Pria yang mau diremehkan. Bila sikapnya tetap kekanak-kanakan ya udah deh ...bhay...

Ada yang menarik waktu menonton drama ini, saat ada adegan Hana salim mencium tangan Zul itu disensor agak diburamkan. Mungkin ada yang bisa membantu menjelaskan alasannya.

btw, buat yang penasaran ama cerita ini sepertinya masih bisa ditonton di tv3drama.blogspot.co.id

Tuesday, January 30, 2018

Sarapan Cabuk Rambak di Solo



Setelah menghabiskan sepiring pecel ndeso sebenarnya perut udah agak kenyang tapi begitu mas yayan nawarin untuk lanjut makan cabuk rambak, tiba-tiba aja ada ruangan yang kosong tersedia diperutku hehehe... Maklum lagi traveller mode on.

Kata Mbak rince, ada cabuk rambak yang lebih enak di daerah pasar daripada yang di alun-alun. Tapi saat kami kesana ternyata lagi ga jualan, akhirnya ke alun-alun deh.


Aku belum pernah maem cabuk rambak, awalnya aku pikir ada kaitannya dengan kerupuk rambak ternyata beda banget. Cabuk rambak ini ternyata ketupat yang diiris tipis lalu disiram dengan saus wijen dan dimakan dengan kerupuk puli, disajikan dengan pincuk daun pisang. Kirain disiram dengan saus kacang tapi kok aromanya beda ternyata terbuat dari biji wijen. Mirip dengan aroma bumbu pecel ndeso cuma warnanya ga hitam.

Rasanya enak tapi unik, ada aroma khas dari sausnya. Harum wijen yang berkolaborasi dengan beberapa bumbu rempah lain. Bisik-bisik dari mbok Google, biji wijennya digerus dengan merica, kencur, kemiri, bawang putih, gula garam, daun jeruk purut dan kelapa parut sangrai. Harganya murah lho, untuk sepincuk cabuk rambak kamu perlu ngeluarin duit sebesar 2ribu sampai 4 ribu saja. Porsinya  kecil...masih kurang kalo buat saya yang lagi dalam masa perkembangan.


Udah nyobain 2 makanan khas dari Solo dan semuanya memakai saus yang terbuat dari biji wijen. apakah masih ada lagi makanan lain yang berbahan dasar sama? Sepertinya harus icip-icip lagi di menu berikutnya nih.






Sarapan Pecel Ndeso di Solo



Keluar dari stasiun Solo Balapan, kami berdua celingukan mencari pintu gerbang. Karena begitu banyaknya mobil yang seliweran, mungkin karena kereta kami yang terlambat lebih dari satu jam jadinya banyak penumpang yang menumpuk di stasiun.

"Cha, cari juga ya be'e Lu yang lihat mas yayan duluan " kataku sambil tetap jalan sambil celingukan
" Aku kan ga tau mas yayan yang mana, Mbak"

Tepok jidat deh. Kami memang jarang bertemu sih jadi pantas saja kalo Icha lupa. Tak lama, mas yayan nelpon sambil memberi tahu lokasi dan warna mobilnya. Aha....itu dia...

Salim terus cipika cipiki deh...bukan ama mas yayan tapi ama Mbak rince, istrinya.
Ternyata mereka udah nunggu lumayan lama. Kami naik argolawu dari gambir pukul 21.15 semestinya tiba di solo pukul 05.55 ternyata terlambat jadi sampai solo lewat Dari jam 7 pagi. Maaf ya mas, mbak.

Sesudah di dalam Mobil, dikasih tahu kalo rombongan yang lain baru datang sore nanti. Jadi mau kemana dulu nih tanya mas yayan.
Waduh, kan jadi senang ya dapat pertanyaan gitu. Dan dengan jujurnya aku bilang pengen sarapan cabuk rambak di alun-alun trus lanjut ke pecel ndeso, selat solo. Wah, udah browsing ya, kata mas yayan. Hehehe..

Ke pecel ndeso aja, sarapan. Nurut deh.
Meluncurlah mas yayan membawa kami ke Warung pecel menangan di daerah menangan. Kalo diterjemahin ke Bahasa Inggris mungkin bisa jadi champion village ...



Warungnya agak blusukan, kalo harus kesini sendiri mungkin saya udah nyasar ke Warung lain. Lumayan rame, banyak motor dan Mobil yang parkir di sekitar Warung. Bila anda penasaran pengen nyobain kesini bisa pake google map sebab tempat ini udah cukup dikenal oleh turis lokal maupun internasional, banyak yang udah share lokasinya. Sesampainya di meja saji, banyak banget macam daun hijau yang dihidangkan. Gak tau dah itu daun apa aja. Saya cuma kenal dengan kecipir dan kecambah. Melihat saya yang bengong sambil motretin Sayur, mboknya nanya mau pake nasi putih atau nasi merah, bumbu pecel biasa atau bumbu pecel ndeso. Rasa penasaran mendorong saya untuk memesan memesan pecel ndeso pake nasi merah dan pakai semua daun hijau yang ada... sebelumnya sempat nanya, daunnya pahit gak? ga kok. saya percaya aja deh.
Dan..ternyata rasanya sensasional enaknya. beda ama pecel yang biasa saya makan. Sambal pecel yang ini terbuat dari biji wijen hitam, ada rasa pedas yang menghangat di tenggorokan. Aromanya khas banget dan sayurnya beneran ga ada yang terasa pahit. Badan jadi terasa lebih segar.
Alhamdulillah..setelah melewati perjalanan jauh saya bisa merasakan sarapan pagi dengan makanan yang super sehat.

masih pengen nyicip makanan khas Solo yang lain nih, yuk kita lanjut







Wednesday, January 24, 2018

Naik Kereta api ke Solo

tut...tut...tut ... naek kereta api...tut..tut..tut..


Dapat undangan dari Pakde di Solo buat ngumpul sekeluarga besar dari encik Abdur Rohim, eh..aku manggilnya buyut dong ya kan aku masih turunan ke....empat atau lima ya?. Sayang sekali di kesempatan ngeluyur kali ini suamiku ga bisa ikutan karena masih ada pekerjaan yang ga bisa ditinggal. akhirnya aku berangkat ama adekku yang lagi dinas di Jakarta.
Karena kangen naek kereta, aku paksa deh buat naek kereta aja jangan naek pesawat. Jadi aku berangkat dari Hang nadim ke Halim perdana kusuma siang hari, malamnya baru kami berangkat dari gambir menuju Solo Balapan.... yay...

Kereta api sekarang udah tambah canggih lho, jadi serasa naik pesawat terbang. Thanks to Pak Dahlan Iskan dan Tim yang udah memberi warna baru didunia traveling Indonesia.

tiket kereta api


Di zaman digital begini udah gampang banget untuk membeli Tiket kereta api. Banyak tersedia berbagai macam aplikasi online travel yang menyediakan tiket. Bisa juga langsung bookinh di portal resmi PT. Kereta Api Indonesia. Bayarnya pun mudah, bisa pakai kartu kredit/kartu debit, lewat ATM ataupun lewat gerai toko yang terdekat dengan tempat Kita. Buat yang belum terbiasa atau masih belum percaya untuk bertransaksi secara online, bisa membeli Tiket langsung di stasiun kereta Api ataupun di biro travel. Gampang banget hidup di era sekarang.

Karena saya lagi ada di Batam maka saya pun membeli Tiket secara online. Tinggal memilih hari keberangkatan, lalu pilih mau naik di jam berapa. Nah, sebelum milih saya diskusi dulu ama adik. Akhirnya kami memilih untuk Naik kereta argolawu pukul 21.15 dengan perjalanan sekitar 8 jam, akan tiba di Solo saat subuh. Jangan lupa sediakan ktp atau kartu identitas lain karena harus memasukkan nomer identifikasi diri.

Setelah selesai Transaksi, saya menerima SMS berisi jadwal kereta dan kode booking. Selain SMS saya juga mendapatkan email berisikan hal yang sama plus detail harga tiket. Gampang Kan? Nah kode booking Yang ada disitu nanti dipakai untuk ditukar dengan tiket kereta.

Aku sampai di Jakarta masih Siang hari, jadi bisalah leyeh-leyeh dulu di apartemen adikku sambil nungguin dia pulang kerja. Sorenya, setelah selesai packing-bongkar-packing lagi. Kami memanggil grab car untuk mengantar kami ke stasiun gambir. 

Sesampainya di stasiun, agak bingung juga mencari pintu masuknya...maklum udah seabad ga dolan ke Jakarta. Udah masuk stasiun kami menuju ke check in counter untuk menukar tiket. Alatnya seperti mesin ATM gitu,kita tinggal mengetik kode booking yang udah disms. Nanti akan tampil nama penumpang, kalau sudah benar klik ok dan cetak maka tiket akan keluar.
alat penukar tiket kereta api yang imut



Yang masih bingung cara menukar tiket, jangan khawatir. Ada kakak petugas yang bertugas di sekitar mesin untuk membantu para calon penumpang.

Udah memegang tiket, Kita bisa langsung boarding di pintu masuk Peron. Sekali lagi jangan lupa bawa ktp ya, bakalan diperiksa ama petugasnya. Kamu ga bisa masuk kalo nomer identitas yang tercetak di tiket tidak sesuai ama kartu identitas yang kamu tunjukkan. Apalagi, Kalo ga bawa ktp. Bisa hangus deh tiketnya karena kamu ga diizinin untuk masuk. 

Mungkin Karena kami bepergian di penghujung tahun, jadi sama petugasnya Peron dikasih buku informasi perjalananan. Isinya jadwal lengkap kereta api se-Indonesia. Jadi mupeng buat bikin jadwal ngeluyur lagi. Udah masuk di peron, kok perut memulai konsernya. Tengak-tengok kok ga ada makanan yang menarik di dalam. Keluar lagi deh buat beli maem. 

Masalah perut udah selesai. Tengok jam udah hampir waktunya. Masuk Peron lagi, keluarin tiket lagi, tunjukkan ktp lagi, kok ga dapet buku lagi..... Petugasnya masih hapal hehehe. Modus gretongan gagal.

Para calon penumpang yang sedang menukarkan tiketnya
Masih setengah jam lagi. Untuk mengisi kengangguran ini....weefie ajalah. Cara kekinian biar ga mati gaya. Bener kan, ga terasa keretanya udah dateng. Jangan lupa periksa tiket, duduk di gerbong kereta berapa dan kursi nomer berapa. Biasanya waktu kereta memasuki stasiun, petugasnya akan menginformasikan urutan gerbong kereta agar para penumpang ga salah naik. Ga perlu berebut tempat duduk Karena semua tiket sekarang udah ada nomer tempat duduknya. Udah ga ada lagi ceritanya penumpang berdiri atau menggelar tikar Karena gak kebagian kursi.

Kali ini kami kebagian kereta bisnis. Sebenarnya saya mengincar kereta ekonomi tapi karena saat itu lagi libur natal dan tahun baru dan saya baru memesan tiket beberapa Hari lalu. Jelas saja udah habis. Gak apalah kan jarang mudik, menghibur diri. 

mirip gak?
Ngobrol ngalor ngidul sampai Adekku tertidur dibuai angin sepoi dari AC yang tergantung tak jauh dari kursi kami. Ga perlu khawatir kedinginan Karena kami dapat selimut, dipinjami aja kalau udah sampai tujuan harus dikembalikan lagi. Lumayanlah untuk mengurangi rasa dingin.

Tersedia pula colokan listrik di setiap bangku. Gak bingung lagi saat Handphone mati daya, kecuali 
Kalo kelupaan bawa charger. Barulah kamu boleh bingung Cari pinjaman ke penumpang lain. Pas banget nih ada colokan pas hape udah sekarat padahal baru dapat nyawa 6 jam main Gardenscapes. Dilirik ama adikku, maen apa sih ga penting banget mending tidur..

Kereta beberapa Kali berhenti, aku tengok di buku informasi semestinya pada jam segitu udah keluar dari Jakarta tapi kok masih berhenti aja. Ada beberapa kemungkinan sih. Bisa jadi ada sedikit kerusakan pada kereta, bisa jadi ada masalah dengan rel kereta atau mungkin lagi menunggu kereta lain yang lewat di jalur yang sama. Kalau remaja berpapasan di jalur yang sama, bisa modus buat ngedapetin nomer wa. Tapi kalau dua kereta berpapasan di jalur yang sama, bisa hilang ratusan nomer wa. Sebagai penumpang yang lagi ga kepo karena kecapekan, saya sabar aja sambil main game.

sahabat supaya ga mati gaya
Emang deh orang sabar tuh disayang ama Allah, Karena keretanya telat kan saya jadi puas tidurnya. Bangun tidur udah nyampe di Prambanan, sebentar lagi nyampe Solo.
Regangin dulu badan, tangan, kaki, leher, mata, dompet....kebanyakan duduk jadi kaku semuanya.
Finally....welcome to Solo. 
Abaikan badan yang bangun tidur ga langsung Mandi.

sampai deh di Solo balapan

ngeliat tulisan solo balapan kok jadi ingat lagunya didi kempot ya, untungnya saya ga bisa nyanyi. kalo gak .........
Kami udah sampai dengan tenang, mau tahu bagaimana dengan rombongan lain yang membawa krucil?

tingkah krucil yang udah bosan duduk terus

















Saturday, January 20, 2018

3 Tips Jalan-jalan ke Pangkalan Bun Bersama Trigana Air


sumber:visittanjungputing.com


Trigana Air merupakan maskapai penerbangan nasional yang memiliki banyak tujuan penerbangan antar kota di Indonesia. Salah satunya, penerbangannya  adalah dari ke Pangkalalan Bun – Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah. Jadi, untuk kamu yang penasaran ingin jalan-jalan ke Pangkalan Bun, bisa pilih maskapai penarbangan ini.
Pangkalan Bun merupakan sebuah kota di Kalimantan Tengah yang memiliki julukan sebagai Kota Manis. Mungkin, sebagian dari kamu masih belum familiar dengan kota ini dan bingung harus melakukan apa aja atau tempat apa saja yang harus dikunjungi saat datang ke sana, berikut 3 tipsnya:



1.       Buat Anggaran
Kalau kamu punya budget yang pas untuk mengisi liburan khusus setiap saat, kamu tidak perlu bingung dengan tanggal keberangkatan. Kamu bisa berangkat kapan saja.

Tapi, kalau kamu terbatas budget, sebaiknya kamu anggarkan dulu biayanya. Kamu bisa survei dulu berapa harga tiket pesawat kesana, biaya penginapannya, rata-rata biaya makannya, hingga biaya akomodasi lainnya selama di sana. Salah satu maskapai yang direkomendasi adalah Trigana Air karena harganya terjangkau.

2.       Pastikan Tanggal Keberangkatan

sumber:saloniq.com

Setelah merasa antara anggaran dan biaya yang dimiliki cukup, kamu bisa langsung menentukan tanggal keberangkatan dan langsung booking tiket pesawat Trigana Air serta penginapan selama di sana. Proses ini mudah kok, apalagi saat ini banyak aplikasi yang memungkinkan kamu untuk booking tiket pesawat maupun penginapan kapan dan dimana saja.

1.       Rencanakan Perjalanan Selama di Pangkalan Bun

Di Pangkalan Bun, ada banyak tempat wisata yang direkomendasikan untuk kamu. Diantaranya:
Tanjung Keluang. Taman wisata yang merupakan semanjung ini berada di Desa Kubu, Kumai. Dari desa ini, kamu harus naik kelotok untuk sampai di pantai berpasir putihnya. 
Selain pemandangan pantai, di sini kamu juga dapat melakukan aktivitas seru, yaitu mengenal penyu di tempat konservasinya langsung. Namun, di pantai yang masih sangat asri ini tidak ada penjual makanan. Jadi, kamu harus membawa bekal sendiri. 
Biaya yang harus disiapkan untuk berwisata di pantai ini hanya biaya untuk naik kelotoknya saja, antara 5 sampai 10 ribu.

Tanjung Putting

Tanjung Putting merupakan kawasan Taman Nasional tempat konservasi orang utan yang sangat dilindungi. Rasanya, ada akan yang kurang kalau ke Pangkalan Bun tapi belum ke sini.


Di habitat asli orang utan ini, kamu juga bisa melihat binatang yang dilindungi lainnya, seperti monyet ekor panjang, burung, serta buaya. Kamu tidak perlu takut, para petugas yang berada di sini siap menemani kamu berkeliling kok.
Namun, untuk sampai di Taman Nasional ini, kamu harus melewati sungai Sekonyer hingga 4 jam dulu dengan menggunakan kelotok. Ongkosnya lumayan mahal, tapi jika kebetulan yang naiknya banyak, biasanya ongkosnya turun.

Istana Kuning

sumber:nyepik.com
 Namanya memang Istana Kuning, tapi warna istana ini enggak kuning, kok. Nama kuning kabarnya diambil dari warna kayu yang digunakan sebagai pintu istana tersebut. Di istana ini kamu akan disambut pemandu khusus yang siap mengajak kamu berkeliling dan menunjukan berbagai benda bersejarah, peninggalan jaman Kesultanan Kutaringin dulu.


Desa Dayak

sumber:tripzilla.com

Cukup 2 jam dari Pangkalan Bun, kamu bisa mengunjungi 3 Desa Dayak langsung. Suku asli Kalimatan yang masih bertahan di tengah arus modernisasi ini akan mengajarkan kamu banyak hal. Mulai dari keramahan masyarakatnya, keunikan upacara adatnya, hingga arsitektur rumah tradisionalnya yang begitu kuat. Jangan lupa bawa kamera, ya karena di sini kamu dipersilahkan jika ingin berforto.
Kira-kira, dari keempat tempat tersebut kamu mau kemana dulu? Atur waktunya agar semua bisa dikunjungi.
Nah, kalau ketiga hal di atas sudah kamu lakukan, jangan tunggu lama. Langsung berangkat saja!