Saturday, January 20, 2018

3 Tips Jalan-jalan ke Pangkalan Bun Bersama Trigana Air


sumber:visittanjungputing.com


Trigana Air merupakan maskapai penerbangan nasional yang memiliki banyak tujuan penerbangan antar kota di Indonesia. Salah satunya, penerbangannya  adalah dari ke Pangkalalan Bun – Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah. Jadi, untuk kamu yang penasaran ingin jalan-jalan ke Pangkalan Bun, bisa pilih maskapai penarbangan ini.
Pangkalan Bun merupakan sebuah kota di Kalimantan Tengah yang memiliki julukan sebagai Kota Manis. Mungkin, sebagian dari kamu masih belum familiar dengan kota ini dan bingung harus melakukan apa aja atau tempat apa saja yang harus dikunjungi saat datang ke sana, berikut 3 tipsnya:



1.       Buat Anggaran
Kalau kamu punya budget yang pas untuk mengisi liburan khusus setiap saat, kamu tidak perlu bingung dengan tanggal keberangkatan. Kamu bisa berangkat kapan saja.

Tapi, kalau kamu terbatas budget, sebaiknya kamu anggarkan dulu biayanya. Kamu bisa survei dulu berapa harga tiket pesawat kesana, biaya penginapannya, rata-rata biaya makannya, hingga biaya akomodasi lainnya selama di sana. Salah satu maskapai yang direkomendasi adalah Trigana Air karena harganya terjangkau.

2.       Pastikan Tanggal Keberangkatan

sumber:saloniq.com

Setelah merasa antara anggaran dan biaya yang dimiliki cukup, kamu bisa langsung menentukan tanggal keberangkatan dan langsung booking tiket pesawat Trigana Air serta penginapan selama di sana. Proses ini mudah kok, apalagi saat ini banyak aplikasi yang memungkinkan kamu untuk booking tiket pesawat maupun penginapan kapan dan dimana saja.

1.       Rencanakan Perjalanan Selama di Pangkalan Bun

Di Pangkalan Bun, ada banyak tempat wisata yang direkomendasikan untuk kamu. Diantaranya:
Tanjung Keluang. Taman wisata yang merupakan semanjung ini berada di Desa Kubu, Kumai. Dari desa ini, kamu harus naik kelotok untuk sampai di pantai berpasir putihnya. 
Selain pemandangan pantai, di sini kamu juga dapat melakukan aktivitas seru, yaitu mengenal penyu di tempat konservasinya langsung. Namun, di pantai yang masih sangat asri ini tidak ada penjual makanan. Jadi, kamu harus membawa bekal sendiri. 
Biaya yang harus disiapkan untuk berwisata di pantai ini hanya biaya untuk naik kelotoknya saja, antara 5 sampai 10 ribu.

Tanjung Putting

Tanjung Putting merupakan kawasan Taman Nasional tempat konservasi orang utan yang sangat dilindungi. Rasanya, ada akan yang kurang kalau ke Pangkalan Bun tapi belum ke sini.


Di habitat asli orang utan ini, kamu juga bisa melihat binatang yang dilindungi lainnya, seperti monyet ekor panjang, burung, serta buaya. Kamu tidak perlu takut, para petugas yang berada di sini siap menemani kamu berkeliling kok.
Namun, untuk sampai di Taman Nasional ini, kamu harus melewati sungai Sekonyer hingga 4 jam dulu dengan menggunakan kelotok. Ongkosnya lumayan mahal, tapi jika kebetulan yang naiknya banyak, biasanya ongkosnya turun.

Istana Kuning

sumber:nyepik.com
 Namanya memang Istana Kuning, tapi warna istana ini enggak kuning, kok. Nama kuning kabarnya diambil dari warna kayu yang digunakan sebagai pintu istana tersebut. Di istana ini kamu akan disambut pemandu khusus yang siap mengajak kamu berkeliling dan menunjukan berbagai benda bersejarah, peninggalan jaman Kesultanan Kutaringin dulu.


Desa Dayak

sumber:tripzilla.com

Cukup 2 jam dari Pangkalan Bun, kamu bisa mengunjungi 3 Desa Dayak langsung. Suku asli Kalimatan yang masih bertahan di tengah arus modernisasi ini akan mengajarkan kamu banyak hal. Mulai dari keramahan masyarakatnya, keunikan upacara adatnya, hingga arsitektur rumah tradisionalnya yang begitu kuat. Jangan lupa bawa kamera, ya karena di sini kamu dipersilahkan jika ingin berforto.
Kira-kira, dari keempat tempat tersebut kamu mau kemana dulu? Atur waktunya agar semua bisa dikunjungi.
Nah, kalau ketiga hal di atas sudah kamu lakukan, jangan tunggu lama. Langsung berangkat saja!